Sabtu, 15 September 2018

Cerita Pendek




    Berjuang Dengan Percaya Diri...!!!

{Cerpen}




       Oke gayss..., di kesempatan ini saya akan mebuat cerita pendek,  mengenai kepercayaan diri saya utuk mencapai suatu tujuan yang telah di angan agan kan. 

         Nama saya Bernat Hahipason sinaga,  bisa di panggil  juga,  Miduk.  Oke,  nama pangilan saya memang jelek sihh...
Tapi gak jelek2 amat lah.  Saya lelaki umur 20 tahun,  dimana pada masa ini, masa di mana saya harus menentukan jalan hidup saya. Saya terlahir di keluarga yang sederhana, dengan hubungan kekeluargaan yang harnonis.

        Dalam menjalani hidup ini,  saya selalu yakin pada ambisi yang selalu ada di pikiran saya. 



         Hidup sihh... Menurut saya ,ya di jalani aja, terkadang disitu lah saya berpikir. Apakah saya harus terus begini...?? 
Cita cita saya sebenar nya ingin menjadi seorang pengusaha sukses.  Tapi kalau saya renungi, apakah saya bisa...?
Dengan keadan yang sederhana ini, sering membuat saya putus asa. Saya selalu terbayang bayang,  bagaimana cara nya agar saya dapat mengapai yang saya ingin kan


        
      Putus asa,  itulah yang ada di dalam pikiran saya. Saya melihat di sekeliling saya, orang selalu memandang saya rendah.  Mereka sering mengangap saya bodoh, tidak tau apa2 dan tau nya menyusahi aja. Mulai dari situlah saya berpikir dan terus berpikir. Bagaimana kah caranya..??? 
Saya terus berpikir dan menggali potensi2 yang ada dalam diiri saya.



     Saya tidak peduli dengan semua ucapan2 orang yang ada di sekeliling saya. Saya selalu optimis dengan dengan tujuan saya yaitu Sukses. Ahirnya saya memutus kan untuk berkarir di bidang bisnis online.  Dengan tekat dan semangat yang saya punya.  Saya pelan2 belajar tentang konten2 online. Saya mencoba2 untuk membuat sebuat karya yang dapat saya buat.  1 tahun sampai 2 tahun saya juga belum bisa membuat karya dapat menghasil kan. 




        Ahirnya saya jenuh sendiri,  ternyata semua itu tidak semuda yang saya bayang kan. Tapi saya telah menemukan kepercayaan diri saya, dengan tekat saya harus bisa.  Orang2 pada bisa kenapa saya tidak...??? 
Pada sebuat kesempatan saya membuat sebuat projek online ,tentang perdagangan di bidang properti. Suatu ketika ada sebuat perusahaan menyukai karya proyek saya. 
 Saya lansung tersenyum dan bangga, pada diri saya, walau pun belum seberapa.  Perusahaan tersebut memberi saya tugas untuk membuat suatu konten tentang perusahaan mereka. 




       Dengan semangat yang saya punya, saya mengerjakan tugas tersebut dengan kemampuan yang saya punya. Pencobaan pertama yang saya kerjakan kurang memuaskan, perusahaan tersebut kecewa terhadap saya. Saya pun lemas dan kecewa terhadap diri saya, kenapa bisa begini...???
 Apakah cukup sampai disini. 




      2 minggu kemudian,  saya di berikan pesan email ke saya, dari perusahaan tersebut . Saya diberikan kesempatan ke 2 ,untuk membuat ulang tugas yang mereka berikan. Melihat email tersebut, kepercayaan diri saya pun makin tambah, dan saya pun semakin semangat. Saya mengerjakan tugas tersebut dengan teliti dan konsekuen. Saya selalu mengingat kesalaan2 saya.
  Dan ahirnya perusahaan tersebut menyukai karya saya.  Saya sangat senang dan gembira.  Mereka menyebutkan , dalam diri anda sebenar nya ada potensi. 
Tapi anda harus mengasa nya lebih giat lagi. Semenjak dari situ, perusahaan tersebut sering memberikan saya tugas. 
      5 bulan kemudian,  setelah mereka melihat kinerja saya,  perusahaan tersebut mengangkat saya sebagai staff di perusahaan mereka. 



       Tetapi saya belum puas dengan apa yang sudah saya capai. Saya berpikir bagaimana saya bisa membuat konten2 yang dapat menghasil kan uang untuk diri saya. Saya selalu penasaran dan terus mencoba . Bagaimana ya...???
Saya mengeluarkan semua kemampun2 saya .
            Dan ahirnya dalam waktu 3 bulan saya bisa menciptakan toko online  yang  menjual properti. Saya sangat senang dan bahagia. Toko online saya, sangat laku di pasaran dan pernah menjadi top trending di pasaran online ,tapi masih local sihh...
Heheheheh..



     Yaaa..  Begitulah cara saya berjuang dengan kepercayaan diri saya sendiri. Kini toko online saya berpendapatan 500-600 ribu dollar perbulan nya. Oke,  kira nya cerita saya, pada kesempatan ini dapat bermanpaat bagi anda yang membaca . 


           Selamat sukses buat kita...!!!!          🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏









                     Blog,  si par melalangbuna
                       16 setember 2018











sipar.blogspot.comsipar.blogspot.com

Kamis, 26 Juli 2018

Kampung ku, Tercinta.


Desa ku dan

 Kehidupan Didalamnya   

{ Desa Banuaji }



Gambar; Dolok martimbang ,Desa Banuaaji

     
Desa Banuaji terletak di kecamatan adiankoting, kabupaten tapanuli utara, propinsi sumatra utara. 
Desa ku bisa di tempuh dari kota Tarutung menggunakan sepedah motor dengan waktu 30 menit sekitar 15 km.  Jalan yang menanjak dan banyak tikungan membuat jalan ke desa ku agak extrem lah... Tapi, baru-baru ini jalan ke desa ku sudah di perbaiki, kalo anda mau berkunjung pasti anda tidak nyesal deh...

        Desaku terletak di kaki gunung yang tinggi yaitu gunung martimbang dan memiliki pemandangan alam yang indah. penduduk di desa ku bersuku batak. 

       Di desa ku penduduk nya bermayoritas petani. Makanya kalau saya datang ke desa ku, saya akan melihat hamparan ladang sawah yang luas yang sangat indah. Di desa ku sebagian penduduk nya ada juga yang berkebun Kemenyan alias {haminjon} .



Gambar; sawah di desa banuaji

Gambar;  kebun kemenyan /haminjon


      Penduduk di desa ku, kesehariananya bekerja di ladang. Penduduk desa masih mengunakan alat alat tradisional untuk mengerjakan ladang mereka, jadi memang agak lambat sihh... Untuk menghasilkan padi nya. Jaman sekarang sebenar nya sudah banyak kita jumpai alat alat canggih yang dapat mempermudah perkerjan para petani. Tapi, penduduk di desa ku belum dapat menerima kemajuan teknologi tersebut. Mereka lebih suka menggunakan alat alat tradisional. Kata nya sih..., uda biasa dari turun temurun. 
          Petani di desa ku mengerjakan ladang mereka dengan senang hati, mereka merawat dan menjaga ladang mereka dengan baik. Petani di desa ku memanen hasil ladang mereka setiap enam bulan sekali.

Gambar; memanen padi

Gambar; tumpukan padi


    Sesudah memanen padi mereka, biasanya penduduk desa  ku langsung mengurus kebun Kemenyan mereka. Pohon kemenyan memang tumbuh subur di desa kami. Pohon kemenya baru bisa di panen kalau sudah berusia tujuh tahun. Memang cukup lama sihh... Pohon kemenya yang di ambil itu adalah getah nya. Getah nya tersebut di kumpulkan lalu di keringkan kira kira satu minggu,  baru bisa dapat di jual. 

Gambar; memanen kemenyan

Gamabar; kemenyan kering


Singkat cerita tentang panen memanen,..
Penduduk desa ku setiap hari sabtu nya mengadakan pekan atau bisa di bilang pajak tradisional . Para pedagang dari luar desa selalu berdatangan ke desa ku setiap hari sabtu nya. Dan penduduk desa ku pun ada juga yang menjajakan hasil pertanian nya. Pekan di desa ku memang tidak terlalu ramai amat sihh... Karna cuma empat desa aja  yang datang berbelanja ke desa ku. Di pekan tersebut penduduk desa membeli kebutuan pokok mereka untuk bekal satu minggu.  Karna pekan di desaku hanya satu kali di adakan setiap minggu nya. 

Gambar; pekan di desa Banuaji


Di desa ku memang belum cukup memadai untuk fasilitas  angkutan umum, masih sealah kadar nya lah..
Nahh... ini yang seru, ketika anak anak sekolah di desaku mau pergi kesekolah. Mereka berbodong bondong menaiki angkutan umum sampai kelebihan muatan, bakan ada juga yang sampai di atap angkutan tersebut. Memang berbahaya sihh.... Tapi apa boleh buat, angkutan di desa ku masih terbilang minim lah. Anak anak sekolah di desa ku pergi bersekolah ke Setarelaman untuk jenjang SMP. Dan untuk jenjang SMA mereka harus ke Tarutung. Karna di desa ku cuma ada sekolah SD saja.

Gambar; angkutan di desaku


    Penduduk di desaku masih memegang erat kebudayaan yang ada di desaku. Karna penduduk di desaku bermayoritas suku Batak. Suku batak selalu memegang erat tentang kebudayaan nya. Makadari itu  penduduk di desa ku tentram dan aman. Mereka saling menghormati satu sama yang lain, mereka selalu bermusyawarah untuk melakukan suatu kegiatan. 
Contoh nya, setiap tahun nya penduduk desa selalu bergotong royong untuk membersikan sumber mata air di desa kami,  kegiatan tersebut di lakukan turun temurun agar dapat melestarikan mata air yang ada di desa kami. Dalam membersikan mata air tersebut orangtua, para pemuda bahkan anak anak pun ikut berpartisipasi untuk melakukan kegiatan tersebut. Sesudah membersikan mata air, biasa nya penduduk desa akan melakukan makan bersama. 


Gambar; membersikan  mata air di desa banuaji 


    Tepat nya pada bulan dua belas biasa nya penduduk desa akan berkumpul untuk melakukan pemotongan kerbau. Para petua petua desa mengumpul kan dana dari penduduk desa untuk mebeli kerbau tesebut. Sebelum kerbau di potong, biasanya anak anak membawa kerbau tersebut untuk di aduh ke kerbau milik desa sebelah.  Kata nya sihh..  Kalau mau di potong biar kerbau nya gak melawan lagi, alias kerbau nya uda capek habis berantem. 
       Setelah kerbau di potong, kemudian para penduduk bergotong royong untuk membagi bagi daging kerbau tersebut kepada penduduk desa. 



Gambar; proses pemotongan dan pembagian daging kerbau di desa banuaji


      Yaaa... begitulah suasana kehidupan di desa kami. Desa yang terletak di kaki gunung martimbang , dengan hamparan ladang yang indah dan kebun kemenyan yang luas ,dengan kebudayaan yang masih erat, membuat kehidupan di desa ku selalu aman dan tentram.
        Makadari itu kalo saya ataupun anda datang ke desa kami, anda akan terpesona melihat keindahan Dan kesuburan desa yang kami cintai ini.  Terimakasihh. ...!!!




                           Blog; si par melalangbuana
              27 Juli 2018




Cerita Pendek

    Berjuang Dengan Percaya Diri...!!! {Cerpen}        Oke gayss..., di kesempatan ini saya akan mebuat cerita pendek,  ...